Inspirasi Permainan Desain Interior dengan Skema Warna Hijau

Warna hijau kerap diidentikkan dengan suasana alam. Tak heran, jika desain interior warna hijau dianggap memberi efek segar pada sebuah ruang. Namun, skema warna hijau sebenarnya tidak sebatas pada nuansa alam dan segar. Tiap tone warna hijau sejatinya punya karakteristik tersendiri. Warna hijau juga jika dipadupadankan dengan warna, elemen, atau unsur lain akan memberikan efek tertentu. Seperti beberapa contoh permainan warna hijau untuk interior berikut. Skema warna hijau yang dihadirkan mungkin bisa menjadi inspirasi untuk mendesain interior di rumah Anda.

1. Desain Interior Warna Hijau Olive untuk Ruang Tamu
Cat dinding warna hijau olive di apartemen, karya Iwan Sastrawiguna, via arsitag.com

Pemilihan warna hijau olive untuk cat dinding, menjadikan interior ruang tamu bergaya Eropa klasik ini terkesan lebih menenangkan. Perpaduannya dengan sofa, meja, dan gorden berwarna cokelat menjadikan semua elemen tampak menyatu tanpa ada yang terlihat menonjol. Hal itulah yang membuat ruang tamu ini terasa nyaman dan memberi rasa betah bagi siapa saja yang datang.

2. Dinding Hijau sebagai Focal Point pada Ruang
Dinding hijau sebagai focal point di kamar tidur hotel, karya arkitekt.id, via arsitag.com

Permainan warna hijau untuk interior tidak harus menjadi warna yang mendominasi secara kuantitas. Skema warna hijau bisa diterapkan pada satu atau dua elemen saja yang justru menjadi pusat perhatian. Seperti pada kamar tidur minimalis yang didominasi warna putih di atas. Salah satu sisi dinding yang dicat warna hijau justru menjadi focal point yang langsung menarik perhatian. Agar lebih estetik, cat warna hijau dikombinasikan antara warna hijau tua dan hijau muda yang serasi.

3. Borrowing View dari Taman Berpadu Desain Interior Warna Hijau
Borrowing view untuk skema warna hijau di kamar tidur, karya Agung Budi Raharsa, via arsitag.com

Permainan skema warna hijau untuk interior sebuah ruang akan semakin menarik jika hijau tidak hanya datang dari dalam ruang saja. Jika ruang yang Anda miliki berada persis di samping taman, tak ada salahnya membuat dinding kaca untuk menerapkan prinsip borrowing view (meminjam pemandangan). Ini artinya, hijau yang sudah mendominasi warna ruang akan seolah menyatu dengan hijau dari pemandangan taman yang dipinjam. Tentunya, hal ini akan membuat ruang di rumah menjadi lebih menarik.

4. Desain Interior Warna Hijau untuk Ruang Sempit
Warna hijau di ruang sempit apartemen, karya Emil Yusman, via arsitag.com

Tak ada salahnya menggunakan warna hijau olive drab untuk interior ruang yang sempit. Warna hijau dalam ruangan ini akan memberikan kesan lebih mewah jika dipadukan dengan warna yang tepat. Warna-warna yang cocok dipadukan dengan hijau olive drab adalah putih, krem, dan cokelat. Apalagi, jika dilengkapi dengan permainan pencahayaan, estetika dalam ruang sempit akan lebih terasa.

5. Menghadirkan Hijau pada Beberapa Elemen Ruang
Desain interior dengan sentuhan warna hijau, karya Studio Kuskus, via arsitag.com

Warna bold dan berbeda di antara warna-warna soft tentu akan membuat warna tersebut menjadi lebih hidup. Begitulah permainan warna hijau pada desain interior ruang keluarga di atas. Nuansa hijau dalam ruangan dihadirkan melalui warna hijau dengan tone yang kuat pada beberapa elemen, seperti kitchen set dan sofa. Namun, warna hijau tersebut justru menjadi pemecah kemonotonan dan membuat ruang menjadi lebih cerah.

6. Segar dengan Warna Hijau di Ruang Tamu
Yellow green sebagai warna sofa ruang tamu, karya arkitekt.id, via arsitag.com

Pemilihan warna hijau kekuningan (green yellow) adalah pilihan terbaik untuk menghadirkan nuansa cerah yang menyegarkan mata. Meski hanya digunakan untuk satu perabot saja, warna ini sanggup mendongkrak mood ruangan menjadi lebih segar dan ceria.

7. Skema Warna Hijau sebagai Kontras pada Dapur Kontemporer
Dapur kontemporer dengan kabinet bawah warna hijau pastel, karya Studio Dinding, via arsitag.com

Pemilihan warna-warna netral menjadi ciri desain kontemporer. Namun memainkan skema warna hijau sebagai kontrasnya akan membuat dapur tersebut menjadi lebih hidup. Coba aplikasikan warna hijau pada bagian bawah kabinet, sementara kabinet atas memakai warna peach. Untuk mengikat keduanya, digunakan skema warna pastel yang lembut. Warna soft ini berhasil meng-highlighttop table motif marmer abu-abu sehingga tampak makin “garang”.

Berbagai inspirasi desain interior warna hijau di atas sangat menarik untuk diaplikasikan di rumah. Skema warna hijau tak melulu harus mendominasi secara luasan atau jumlah, tetapi tetap bisa dominan secara visual. Hal tersebutlah yang akan merealisasikan kesan dari warna hijau yang ingin dihadirkan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan