Pesona Batu Alam untuk Desain Taman Rumah Anda

Selain dihiasi tanaman, taman bisa diisi oleh berbagai elemen lain seperti batu alam. Batu merupakan hardscape yang sudah populer dalam desain taman bahkan sejak berabad-abad silam. Bahkan, ada taman tradisional yang memang menjadikan batu sebagai elemen utamanya, yaitu model taman zen asal Jepang.

Tidak hanya menambah unsur estetika, keberadaan batu sendiri pada sebuah taman bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal seperti jalan setapak, tangga, hingga fitur air. Jika Anda tertarik untuk menjadikan pesona batu alam sebagai bagian dari taman rumah, berikut beberapa ide taman dengan batu alam yang bisa dijadikan rujukan.

1. Nuansa Alam nan Sejuk

Taman indoor, karya RDMA, via arsitag.com

Apakah Anda berpendapat bahwa batu akan membuat taman terasa gersang? Jika iya, tampaknya Anda harus berpikir ulang. Coba lihat taman karya RDMA di atas. Tampak bahwa meskipun batu menjadi bagian dominan, tetapi nuansa sejuk khas hutan tropis tetap terasa.

Inilah yang menjadi keunggulan dari penggunaan batu alam di taman. Kolaborasinya dengan tanaman atau elemen air akan memberikan kesatuan lanskap alam yang menyejukkan. Agar lebih terlihat alami, padukan batu-batu alam berukuran kecil dengan yang berukuran besar.

2. Fitur Air dari Susunan Batu Alam

Fitur air di sisi kolam renang, foto oleh Michael Effendy, via unsplash.com

Batu alam juga kerap dijadikan struktur dari fitur taman. Salah satu yang bisa dicontoh ialah fitur air (water feature) yang terbuat dari susunan batu alam. Fitur air seperti ini akan membuat taman terlihat lebih alami. Tekstur batu itu sendiri juga secara tidak langsung akan memanjakan mata karena selaras dengan tampilan kumpulan tanaman di sekitarnya.

3. Zen Garden

Taman bertema batu nuansa hitam, foto oleh Micheal Scofield, via unsplash.com

Zen garden adalah taman tradisional Jepang yang sangat terkenal. Taman zen identik dengan penggunaan pasir, batu kecil, dan batu besar. Bebatuan ini dijadikan manifestasi dari alam. Batuan besar contohnya digambarkan sebagai bukit dan gunung.

Konsep taman zen inilah yang bisa Anda contoh untuk mendesain taman rumah dengan memanfaatkan batu alam. Selain unik, taman zen juga lebih mudah dalam perawatan. Selain itu, melakukan perubahan bentuk juga lebih leluasa karena memindahkan batu lebih tidak ada risiko dibandingkan memindahkan tanaman.

4. Batu Alam sebagai Aksen

Taman rumah, karya Saga Contractor, via arsitag.com

Taman tropis yang hanya diisi pohon, semak, dan rumput mungkin akan terlihat membosankan. Oleh karena itu, menambahkan elemen batu alam bisa menjadi solusi cerdas. Keberadaan batu alam akan membuat taman tropis terlihat lebih natural. Secara visual, perpaduan tanaman sebagai softscape dan batu alam sebagai hardscape juga lebih seimbang dan indah.

5. Susunan Batu Alam sebagai Batas Tanam

Taman bunga tampak rapi dengan deretan bebatuan, foto oleh Aopsan, via freepik.com

Taman nuansa batu alam dapat pula diwujudkan dengan cara menyusun batu mengikuti pola tanam semak. Susunan batu alam seperti ini akan memberikan batasan yang jelas antara area tanam dan area bukan tanam. Menggunakan batas berupa susunan batu alam juga lebih menarik karena memberikan transisi yang lebih halus dibandingkan menggunakan struktur semen.

6. Batu Alam sebagai Pathway

Taman dengan lantai batu alam, foto oleh Life for Stock, via freepik.com

Kegunaan batu alam lainnya ialah bisa dijadikan jalan setapak atau pathway. Susunan batu sebagai pathway ini sendiri bisa dipilih sesuai selera, apakah dengan menjadikannya struktur masif yaitu disatukan menggunakan semen atau cukup dipadatkan di area rumput. Pemanfaatan batu alam sebagai pathway seperti ini akan membuat taman terlihat lebih alami selain juga ramah lingkungan.

Bagaimana, batu alam berhasil membuat taman tampil lebih cantik, bukan?

Related Posts

Tinggalkan Balasan